"Jangan marah dong, Sayang. Dia cuma teman waktu TK. Di hati Abang hanya ada Neng seorang. Sumpah! Belah saja dadaku!" elak Si Abang.
Krak!!!
"Benar-benar pembohong besar!" Neng berlalu, meremas hati Abang dan membuang kapak dalam selokan.
LRD, 260414
Tidak ada komentar:
Posting Komentar